On Trend Bisnis Generasi Milenial Dengan Omzet Ratusan Juta | Accurate Online, sebagai software bersertifikasi Top Brand Indonesia menyadari bahwa kini semakin banyak generasi milenial yang tumbuh dengan semangat bisnis sebagai teladan. Sebut saja salah satunya David Yuwono. Pemuda yang baru berumur 19 tahun namun telah mampu mendirikan sebuah bisnis dengan omzet Rp. 800 juta. Ia memulai bisnisnya atas kejadian yang tidak sengaja. Saat itu ia memasuki dunia remaja dan mulai menjalin kasih lalu ayahnya menceletuk “pacaran kok pakai duit orang tua,”. Merasa terpacu dengan komentar tersebut, David yang pada saat itu masuk pada semester tiga lantas memutar otak untuk berusaha mendapat pemasukan.
On Trend: Bisnis Generasi Milenial Dengan Omzet Ratusan Juta

On Trend Bisnis Generasi Milenial Dengan Omzet Ratusan Juta

Berbagai jenis bisnis telah ia coba jalani, baik secara individu maupun bersama teman-temannya. Bisnis pertama yang ia jalankan adalah dengan menjual makanan Spagetti yang dimasak oleh pembantunya, dan ia distribusikan pada teman kampusnya. Selain itu, David juga sempat mencoba profesi lain seperti agen asuransi, broker properti, hingga berjualan saringan air ke toko-toko bangunan.

Keuletan lelaki yang mengenyam pendidikan bidang bisnis dan manajemen ini tetap berlanjut. David menemukan celah bisnis untuk kawan sebayanya berupa tas berbahan drydenim yang pada saat itu sangat digemari oleh banyak anak muda. Dengan jumlah modal Rp. 800 ribu, David membuat tas perdananya sebanyak delapan buah dengan tagline ‘makin brutal kamu pakai, makin keren’ dan tak mengalami kesulitan menerapkan strategi pemasaran atas dasar ilmu yang ia dapatkan di universitas sangat sesuai. Tas yang ia jual banyak diminati sesuai dengan sasaran pasarnya yaitu pelajar Mahasiswa dan SMA, sebanyak 130 tas telah laku terjual.

Tidak selalu bisnis yang dijalani oleh David selalu berjalan mulus. Pada tahun 2011 ia mengalami banyak masalah teknis seperti kualitas jahitan pada tas yang sempat menurun. Tidak hilang akal, David dengan cepat mencari pengganti penjahit agar produk yang ia jual dapat kembali memiliki kualitas yang baik. Tak terbatas dengan bahan dry denim, David juga mulai merambah bahan jeans japan dan cordura. Model tas pun terus berkembang. Kini, dia juga membuat tas slempang dan tas ransel berkapasitas besar untuk kebutuhan traveling

On Trend Bisnis Generasi Milenial Dengan Omzet Ratusan Juta

Kendala lain yang sering dialami oleh David adalah membagi waktu antara bekerja dan kuliah. Ia memutuskan untuk lebih mengorbankan waktu bermain bersama teman-temannya demi mengurus bisnisnya. “Kalau istirahat, saya jalan kaki, mengambil pesanan tas ke penjahit yang kebetulan tak jauh dari kampus,” ujarnya. David memilih mengorbankan waktu bermain, karena tetap ingin menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Nyatanya, David lulus tepat waktu, yakni empat tahun, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,09. “Saya juga tak pernah mengulang mata kuliah,” ujar dia.

Bagi Anda generasi muda yang berusaha menjalankan bisnis sambil menimba ilmu, tidak perlu khawatir. Jika David Yuwono bisa melakukannya, kenapa Anda tidak? Tetap semangat dan jangan menyerah, ya!